"PERPUSDES CAHAYA DUNIA IKUTI SOSIALISASI NASKAH KUNO UNTUK MELESTARIKAN WARISAN BUDAYA"
Sebagai bentuk komitmen dan mendukung pelestarian warisan budaya bangsa, Perpustakaan Desa "Cahaya Dunia" Desa Ngadimulyo mengikuti kegiatan Sosialisasi Naskah Kuno yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Trenggalek pada Selasa, 9 Juni 2026, bertempat di Gedung Bhawarasa Lantai II, Kabupaten Trenggalek.
Kegiatan ini mengusung tema "Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Pendaftaran dan Digitalisasi Naskah Kuno sebagai Upaya Pelestarian Warisan Budaya." Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga, merawat, mendokumentasikan, serta melestarikan naskah kuno sebagai bagian dari identitas budaya dan sejarah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun pangkalan data naskah kuno di Kabupaten Trenggalek agar keberadaannya dapat terdokumentasi dengan baik dan tetap lestari bagi generasi mendatang.
Peserta memperoleh berbagai wawasan dari para narasumber yang kompeten di bidang sejarah, filologi, dan pelestarian naskah kuno, yaitu:
Fiqru Mafar, M.IP., Dosen Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Muhammad Bagus Febriyanto, S.S., M.Hum., Dosen Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Harmaji, S.Pd., M.Si., Ketua Pegiat Sejarah Trenggalek.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami pentingnya proses identifikasi, pendaftaran, konservasi, hingga digitalisasi naskah kuno sebagai upaya penyelamatan sumber-sumber sejarah yang memiliki nilai ilmiah, budaya, dan peradaban yang sangat tinggi.
Diharapkan, ilmu dan wawasan yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi Perpustakaan Desa Cahaya Dunia untuk turut berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya melestarikan naskah kuno yang masih dimiliki oleh keluarga maupun masyarakat, sehingga warisan budaya lokal tetap terjaga, terdokumentasi, dan dapat diwariskan kepada generasi penerus.
"Melestarikan Naskah Kuno bukan sekadar menjaga lembaran masa lalu, tetapi merawat jati diri dan peradaban untuk masa depan."